Peninjauan Kurikulum dalam 5 Tahun Terakhir

Peninjauan kurikulum dalam 5 tahun terakhir sekaligus menyesuaikan dengan perkembangan ipteks dan kebutuhan. Untuk melaksanakan peninjauan kurikulum, dilaksanakan dalam forum Workshop Kurikulum KKNI di Garut tahun 2016 secara mandiri, dengan melibatkan pemangku kepentingnan internal (Pihak Fakultas dan Universitas) dan eksternal (melibatkan seorang pakar bidang sejarah dan humaniora yaitu Prof. Dr. Sri Edi Ahimsa) dan memperhatikan visi misi serta umpan balik program studi. Tulisan hasil peninjauan tersebut, disesuaikan dengan perkembangan IPTEK dan perkembangan ilmu di bidangnya sesuai  kebutuhan pemangku kepentingan.

Mekanisme peninjauan kurikulum yang berlaku di jurusan Sejarah dan Peradaban Islam dilakukan melalui workshop kurikulum. Di dalamnya, dosen-dosen yang memegang mata kuliah tertentu, terutama yang berkaitan dengan mata kuliah kompetensi utama berkumpul untuk bersama-sama memecahkan kurikulum yang telah berjalan sekaligus mengevaluasinya sesuai dengan tuntutan dan perkembangan jaman. Workshop peninjauan terhadap kurikulum dilakukan dengan cara mendeskripsikan setiap mata kuliah yang disajikan di jurusan / Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam oleh dosen pemegang mata kuliah tertentu, kemudian beberapa dosen yang lain mengkritisi mata kuliah yang sudah disajikan oleh dosen tersebut, dan selanjutnya diberikan masukan terhadap kelebihan dan kekurangannya dalam forum Worshop KKNI tahun 2016 di Garut. Berikut ini adalah tabel tentang peninjauan/perubahan kurikulum:

forum Workshop Kurikulum KKNI di Garut tahun 2016

 

Standar Konpetensi Lulusan

Profil  Lulusan: Menjadi peneliti, pengkaji, dan penggiat Sejarah dan Peradaban Islam yang mampu bersikap dan berkemampuan secara profesional dalam menganalisis dan merekonstruksi fakta-fakta Sejarah dan Peradaban Islam dengan menerapkan kerangka dasar teori dan metode sejarah dan peradaban.

  1. Rumusan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI)
Deskripsi Umum
Sesuai dengan ideologi Negara dan budaya Bangsa Indonesia, maka implementasi sistem pendidikan nasional yang dilakukan di Indonesia pada setiap level kualifikasi pada KKNI mencakup proses yang membangun karakter dan kepribadian manusia Indonesia sebagai berikut:

1)         Bertakwa kepadaTuhan Yang Maha Esa;

2)         Memiliki moral, etika dan kepribadian yang baik di dalam menyelesaikan tugasnya;

3)         Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air serta mendukung perdamaian dunia;

4)         Mampu bekerjasama dan memiliki kepekaan sosial dan kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat dan lingkungannya;

5)         Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, kepercayaan, dan agama serta pendapat/temuan original orang lain;

6)         Menjunjung tinggi penegakan hukum serta memiliki semangat untuk mendahulukan kepentingan bangsa serta masyarakat luas.

 

Deskripsi Kualifikasi Level 6 Jenjang Sarjana (S1)
Deskripsi generik level 6 (paragraf pertama)

 

Mampu memanfaatkan Ipteks dalam bidang keahliannya, serta mampu beradaptasi terhadap  situasi yang dihadapi.

Deskripsi Spesifik :

1.       Mampu mengembangkan dan memanfaatkan teknologi informasi untuk menelusuri sumber-sumber sejarah dan kebudayaan serta menjelajahi perkembangan pengetahuan mutakhir mengenai kerangka konseptual, teori, metode sejarah, dan kebudayaan;

2.       Mampu membuat narasi sejarah dan kebudayaan Islam dalam bentuk visual sebagai bentuk pengembangan historiografi baru;

3.       Mampu memanfaatkan teknologi untuk mensosialisasikan pengetahuan sejarah dan kebudayaaan untuk menumbuhkan minat, kecintaan, dan kesadaran sejarah dan kebudayaan kepada masyarakat.

Deskripsi generik level 6 (paragraf kedua)

 

Menguasai konsep teoretis bidang pengetahuan tertentu secara umum dan konsep teoretis bagian khusus dalam bidang pengetahuan tersebut secara mendalam, serta mampu menyelesaikan masalah secara prosedural.

Deskripsi Spesifik :

1.       Memahami metode, teori sejarah dan kebudayaan;

2.       Memahami konsep-konsep dasar ilmu-ilmu bantu sejarah dan menerapkannya untuk kepentingan metode sejarah;

3.       Mampu menerapkan konsep/kerangka dasar teori  dan metode sejarah dalam menganalisis proses tumbuh dan berkembangnya kebudayaan Islam.

Deskripsi generik level 6 (paragraf ketiga)

Mampu mengambil keputusan yang tepat berdasarkan analisis informasi dan data serta memberikan petunjuk dalam memilih berbagai alternatif solusi secara mandiri dan berkelompok.

Deskripsi Spesifik :

1.     Mampu memberikan penjelasan sejarah  dan kebudayaan  Islam secara akurat kepada masyarakat sesuai dengan data dan bukti-bukti dari sumber-sumber sejarah dan kebudayaan Islam yang dapat dipercaya;

2.      Mampu menjadikan pengetahuan sejarah dan kebudayaan Islam sebagai dasar untuk membuat keputusan-keputusan strategis dalam merencanakan masa depan kebudayaan Islam;

Deskripsi generik level 6 (paragraf keempat)

Bertanggungjawab pada pekerjaan sendiri dan dapat diberi tanggungjawab atas pencapaian hasil kerja organisasi.

Deskripsi Spesifik :

1.    Menggunakan pengetahuan sejarah dan kebudayaan Islam dengan benar

2.    Menghargai peninggalan-peninggalan sejarah dan kebudayaan Islam sebagai warisan umat manusia yang harus dijaga kelestariannya;

3.    Berkomitmen ikut mengelola warisan sejarah dan kebudayaan Islam untuk pembelajaran.

 

Program dan kegiatan di dalam dan di luar proses pembelajaran, yang
dilaksanakan baik di dalam maupun di luar kelas, untuk menciptakan suasana akademik yang kondusif (misalnya seminar, simposium, lokakarya, bedah buku, penelitian bersama, pengenalan kehidupan kampus, dan temu dosen-mahasiswa-alumni).

Seminar Internasional yang mendatang para pakar Internasional