INFRASTRUKTUR
  • Ketersediaan Prasarana Lahan dan gedung
UIN Sunan Gunung Djati Bandung memiliki lahan dan gedung kuliah yang relatif baik dan memadai. Namun demikian, dengan pengembangan IAIN menjadi UIN dan seiring dibukanya program studi-program studi baru kebutuhan akan lahan yang lebih luas dan gedung yang lebih banyak. Ruang-ruang kuliah mulai terasa penuh dan padat. Ruang untuk kegiatan ilmiah dan seni yang lebih memadai baik dalam ukuran sedang maupun besar terasa sangat kurang.
Ruang kantor baik kantor para pimpinan, guru besar maupun dosen tidak tersedia. Ruang untuk pimpinan memang masih ada namun berukuran kecil dan tidak nyaman. Ruang pimpinan jurusan bahkan hanya bagian kecil yang disekat dari kantor jurusan. Ruang untuk dosen saat menunggu jam kuliah sekaligus penyimpanan logistik perkuliahan dan ujian seharusnya tersedia di loby ruang kuliah. Ruang untuk dosen menerima konsultasi mahasiswa pun tidak tersedia sehingga lebih sering memanfaatkan loby lantai 1 kantor fakultas yang dimanfaatkan sebagai ruang bersama yang tentu saja tidak nyaman karena tempat yang terbatas dan bising.
Ruang perpustakaan universitas terhitung relatif baik, sayangnya tidak didukung dengan koleksi yang banyak dan kerap diperbaharui. Ruang perpustakaan fakultas berukuran kecil dan karenanya menjadi bising jika masuk jam kuliah aktif. Banyak mahasiswa memanfaatkan ruang ini untuk mendiskusikan tugas kelompok bahkan berkonsultasi dengan dosen. Perpustakaan Jurusan bahkan tidak memiliki ruangan sama sekali. Koleksi perpustakaan Jurusan masih dalam tahap penataan awal dan tersimpan sebagain besar di kantor Ketua Jurusan.
Ruang laboratorium pun tidak tersedia. Ruangan yang ada lebih berfungsi sebagai kantor Ketua dan Sekretaris Laboratorium. Mahasiswa SPI sampai saat ini masih dapat memanfaatkan lembaga lain di luar kampus sebagai laboratorium, misalnya Perpustakaan Nasional, Arsip Nasional dan Arkeologi Nasional di Jakarta; Balai Arkeologi, Biro Pusat Statistik, dan Badan Kearsipan Daeraah di Bandung. Untuk kepentingan kuliah bahasa, mahasiswa SPI hanya dapat menggunakan peralatan audio di kelas yang tidak terlalu baik karena laboratorium bahasa tidak cukup menampung kegiatan kuliah di luar MK Bahasa Arab dan Bahasa Inggris yang dijadwalkan bagi mahasiswa program bahasa dan sastra.

  • Ketersediaan Sarana atau Fasilitas dan Perlengkapan Utama
Sarana yang menunjang perkuliahn di Jurusan SPI, sejauh ini diupayakan melalui kerjasama dan kemitraan. Mahasiswa dan dosen dapat memanfaatkan Badan Kearsipan Daerah dan Arsip Nasional untuk menyelenggarakan praktikum mata kuliah kearsipan; memanfaatkan Perpustakaan Nasional dan Biro Pusat Statistik untuk latihan penelusuran sumber sejarah.
Jurusan juga membuka kemungkinan untuk bekerjasama atau bermitra dengan perorangan atau lembaga non-formal terutama pihak-pihak yang berkecimpung dalam seni dan budaya Islam lokal.
Mahasiswa dan dosen pun dapat menggunakan laboratorium lingkungan untuk memahami fenomena perkembangan budaya, baik ke situs-situs bersejarah, sentra-sentra seni dan budaya, lingkungan pesantren dan lembaga-lembaga Islam, dan lain sebagainya. Jurusan juga tengah mendorong dosen dan mahasiswa utnuk memanfaatkan lingkungan di sekitar kampus untuk latihan observasi perkembangan masyarakat dan budaya, atau paling tidak wilayah kota Bandung yang lebih mudah dijangkau secara geografis.
Hingga saat ini, mahasiswa dan dosen masih kesulitan ketika memerlukan sarana audiovisual untuk kepentingan kuliah. OHP yang tersedia di fakultas memang dapat dimanfaatkan namun kuantitasnya yang hanya 1 unit menjadi tidak leluasa. Selain itu teknologi presentasi kini mengalami kemajuan pesat. Bukan hanya kemudahan persiapan presentasi, penyimpanan dokumen saja, namun juga aksen menarik yang ditampilkan sajian presentasi yang memungkinkan kegiatan kuliah menjadi lebih menarik minat. Hal terakhir ini tampaknya perlu menjadi perhatian pengelola di tingkat universitas karena peralatan audiovisual sudah menjadi baku di lingkungan kampus manapun, termasuk dalam presentasi-presentasi sejarah dan peradaban.[widgets_on_pages id=”wop-1″]