Seminar tentang Islam di tatar Sunda

Foto Sejarah Peradaban Islam Spi.Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Komisariat UIN SGD Bandung bekerjasama dengan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN SGD Bandung menyelenggarakan Seminar tentang Islam di Tatar Sunda dengan tema: ” Dinamika Islam di Tatar Sunda: Pergumulan, Prospek dan Tantangan” bertempat di Aula FAH lantai IV, Rabu 30 Septembar 2015 di Aula Fakultas Adab dan Humaniora (FAH)

Dekan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN SGD Bandung, Dr. Setia Gumilar, M.Si. membuka secara resmi Seminar tersebut. Dalam sabutannya Dekan sangat mengapresiasi dan mendukung atas diadakannya kegiatan yang digelar oleh Jurusan Sejarah Peradaban Islam (SPI) dan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Kom. UIN SGD Bandung tersebut, apalagi kegiatan seperti ini konsern terhadap peningkatan asmosfere akademik dan ilmiah. Berkaitan dengan tema yang diambil, Dekan sangat berharap dalam seminar dan diskusi tersebut mendapatkan hasil berupa gambaran atau kesimpulan mengenai karakteristik Islam Sunda secara khusus, dimana filosofi dan jati diri orang sunda adalah “Silih Asah, silih Asih dan silih Asuh”, yang sejalan dengan konsep penyebaran agama Islam di Tatar Sunda secara damai melalui akulturasi nilai-nilai budaya lokal.

Dr. Ading Kusdiana, M.Ag., Ketua Jurusan SPI yang juga Ketua Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Komisariat UIN SGD Bandung, dalam sambutannya berharap agar seminar ini dapat memberikan informasi dan wawasan yang luas mengenai periodesasi perkembangan Islam di Tatar Sunda. “Perkembangan Islam di Tatar Sunda tidak terlepas dari peran besar Pesantren, dimana fungsi pesantren pada saat itu tidak hanya menjadi lembaga pendidikan Islam tetapi juga menjadi benteng perlawanan imperialis”, tuturnya. Oleh, karena itu perlu dikupas secara mendalam mengenai tema seminar yang diangkat.

Seminar yang dihadiri oleh para Dosen dan mahasiswa dilingkungan FAH tersebut menghadirkan dua Pembicara, yaitu Pembicara pertama, Prof. Dr. A. Sobana Hardjasaputra, MA., Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Padjadjaran (UNPAD) yang akan mengupas materi mengenai “Hubungan Para Bupati dan Ulama pada Masa Pemerintahan Hindia Belanda”., dan Pembicara kedua, Dr. H. Sulasman, M.Hum., memberikan materi tentang “Politik Kolonial Belanda Terhadap Islam di Indonesia dalam Persfektif Sejarah”.(https://uinsgd.ac.id)

 

Spread the word. Share this post!

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *